Selasa, 29 September 2015

TUGAS 1 PSIKOLOGI MANAJEMEN

1.    Apa itu manajemen?

·         Mary Parker F.

Mary Parker F mendefinisikan pengertian manajemen sebagai suatu seni, tiap tiap pekerjaan bisa diselesaikan dengan orang lain.

·         George R. Terry

George Terry memberikan pendapat, Definisi Manajemen merupakan ilmu sekaligus seni, manajemen adalah wadah didalam ilmu pengetahuan, sehingga manajemen bisa dibuktikan secara umum kebenarannya.

·         Koontz

Manajemen yang didefinisikan oleh Koontz adalah suatu seni yang produktif yang didasarkan pada suatu pemahaman ilmu. Koontz menambahkan, ilmu dan seni tidaklah bertentangan, namun masing masing saling melengkapi.

·         Stoner

Stoner memiliki pendapat, Ilmu Manajemen merupakan proses dalam membuat suatu perencanaan, pengorganisisasian, pengendalian serta memimpin berbagai usahda dari anggota entitas/organisasi dan juga mempergunakan semua sumber daya yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

·         Wilson

Seorang Wilson berpendapat definisi manajemen sebagai sebuah rangkaian tindakan tindakan yang dilakukan oleh para anggota organisasi dalam upaya mencapai sasaran organisasi. prosess merupakan suatu rangkaian aktivitas yang dijalankan dengan sistematis.

2.    Apa itu kepemimpinan?

v  George R. Terry (yang dikutip dari Sutarto, 1998 : 17)

Kepemimpinan adalah hubungan yang ada dalam diri seseorang atau pemimpin, mempengaruhi orang lain untuk bekerja secara sadar dalam hubungan tugas untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

v  Hemhill & Coon (1995)

Kepemimpinan adalah perilaku dari seorang individu yang memimpin aktifitas-aktifitas suatu kelompok kesuatu tujuan yang ingin dicapai bersama (shared goal).

v  William G.Scott (1962)

Kepemimpinan adalah sebagai proses mempengaruhi kegiatan yang diorganisir dalam kelompok di dalam usahanya mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.

v  Stephen J.Carrol & Henry L.Tosj (1977)

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi orang-orang lain untuk melakukan apa yang kamu inginkan dari mereka untuk mengerjakannya.

v  Tannenbaum, Weschler,& Massarik (1961)

Kepemimpinan adalah pengaruh antar pribadi, yang dijalankan dalam situasi tertentu, serta diarahkan melalui proses komunikasi, kearah pencapaian satu atau beberapa tujuan tertentu.

1.    Apa itu perencanaan (planning)?

ü  George R. Terry (1975)

Perencanaan adalah pemilihan dan menghubungkan fakta-fakta, membuat serta menggunakan asumsi-asumsi yang berkaitan dengan masa datang dengan menggambarkan dan merumuskan kegiatan-kegiatan tertentu yang diyakini diperlukan untuk mencapai suatu hasil tertentu. 

ü  Henry Fayol

Perencanaan merupakan pemilihan atau penetapan tujuan-tujuan organisasi dan penentuan strategi kebijaksanaan proyek, program, prosedur, metode, sistem anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.

ü  Harold Koontz dan Cyril O’Donnel

Perencanaan adalah fungsi seorang manajer yang berhubungan dengan memilih tujuan-tujuan, kebijakan-kebijakan, prosedur-prosedur, program-program dari alternatif-alternatif yang ada. 

ü  Drs. Ulbert Silalahi, M.A

Perencanaan merupakan kegiatan menetapkan tujuan serta merumuskan dan mengatur pendayagunaan manusia, informasi, finansial, metode dan waktu untuk memaksimalisasikan efisiensi dan efektivitas pencapaian tujuan.

ü  Sondang P. Siagian (1994:108)

Perencanaan dapat didefinisikan sebagai keseluruhan proses pemikiran dan penentuan secara matang daripada hal-hal yang akan dikerjakan di masa yang akan datang dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan. 

1.    Jelaskan langkah-langkah perencanaan!
Ø  Menetapkan sasaran :
Kegiatan perencanaan dimulai dengan menetapkan apasaja yang ingin dicapai oleh organisasi, tanpa dasar yang jelas, sumber daya yang ada akan meluas menyebar dengan menetapkan prioritas dan merinci serta mengkalkulasi sasaran secara jelas maka organisasi dapat mengarahkan sega sumber daya yang lebih efektif dan efisien serta tepat guna dan tepat sasaran. Tugas pokok dan fungsi harus sudah ada, jika sudah memiliki tupoksi yang jelas, maka akan semakin memudahkan untu membuat sasaran yang bisa dipakai untuk satu tahun kedepan maupun sasaran yang ingin dicapai dalam lima tahuan kedepan.
Ø  Merumuskan Posisi Organisasi 
Posisi organisasi saat ini diman pimpinan harus tahu dengan posisi organisasinya saat ini. Sumber daya apa yang dimiliki organisasinya saat ini. Barulah rencana dapat disusun setelah diketahui posisi organisasinya, kekuatan-kekuatan yang akan melaksanakan dari apa-apa yang telah direncanakan dengan mengetahui keuangan dan statistic organisasi saat ini.
Ø  Mengidentifikasi berbagai faktor 
Mengetahui factor-faktor pendukung dan penghambat selanjutnya perlu diketahui factor-faktor baik dari dalam maupun yang datang dari luar yang diperkirakan dapat membantu dan mendukung serta yang menghambat organisasi untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Diakui mengetahui lebih mudah keadaan yang terjadi saat ini dibandingkan meramal peluang yang akan didapat di masa yang akan datang. Dan unsure utama dalam perencanaan yang paling sulit adalah melihat kedepan. Namun biarbagaimanapun harus ditunjang dengan sikap optimis.
Ø  Menyusun langkah-langkah untuk mencapai sasaran 
Langkah terakhir dalam menyusun perencanaan adalah mengembangkan berbagai kemungkinan alternative atau langkah yang diambil untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan, mengevaluasi alternative ini dengan memilih mana yang baik dan mana yang dianggap cocok dan memuaskan.
1.    Jelaskan manfaat perencanaan dalam manajemen!
Perencanaan mempunyai banyak manfaat, diantaranya adalah sebagai berikut:
- Membantu manajemen untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan,
-      Membantu dalam kristalisasi persesuaian dalam masalah-masalah utama,
-      Memungkinkan manajer memahami keseluruhan gambaran operasi lebih jelas,
-      Pemilihan berbagai alternatif terbaik,
-      Standar pelaksanaan dan pengawasan,
-      Penyusunan skala prioritas, baik sasaran maupun kegiatan,
-      Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi,
-      Alat memudahkan dalam berkoordinasi dengan pihak terkait,
-      Membuat tujuan lebih khusus, terperinci dan lebih mudah dipahami,
-      Meminimumkan pekerjaan yang tidak pasti, dan
-      Menghemat waktu, usaha dan dana.

2.    Jelaskan jenis perencanaan dalam organisasi!
Ø  Jenis perencanaan menurut prosesnya :
·         Policy Planning, suatu rencana yang memuat kebiajkankebijakansaja, tentang garis besar atau pokok dan bersifatumum. Mengenai apa dan bagaimana melaksanakan kebijakanitu tidak dirumuskan. Contohnya ada pada GBHN.

·     Program Planning, merupakan perincian dan penjelasandaripada policy planning. Dalam perencanaan ini biasanyamemuat, hal-hal berikut:(a) Ikhtisar tugas-tugas yang harus dikerjakan(b) Sumber-sumber dan bahan-bahan yang dapat digunakan(c) Biaya, personalia, situasi dan kondisi pekerjaan(d) Prosedur kerja

yang harus dipatuhi(e) Struktur organisasi yang harus dipenuhi
·     Operational Planning (perencanaan kerja), yakni suatuperencanaan yang memuat hal- hal yang bersifat teknis seperticara-cara pelaksanaan tugas agar berhasil mencapai tujuanyang lebih tinggi. Hal-hal yang seringkali dimuat dalamperencanaan ini adalah: Analisa daripada program perencanaan(a) Penetapan prosedur kerja(b) Metode-metode kerja(c) Tenaga-tenaga pelaksana(d) Waktu, dan sebagainya

Ø  Jenis perencanaan menurut jangka waktunya :
·   Long Range Planning, yaitu perencanaan jangka panjang yangdalam pelaksanaannya membutuhkan waktu lebih dari tigatahun
·   Intermediate Planning, yaitu perencanaan jangka menengahyang waktu pelaksanaanya membutuhkan waktu antara 1hingga tiga tahun
·   Short Range Planning, yaitu perencanaan jangka pendek yangpelaksanaannya membutuhkan waktu kurang dari 1 tahun

Ø  Jenis perencanaan menurut wilayah pelaksanaannya :
·         National Planning, yakni rencana yang diperuntukkan bagiseluruh wilayah Negara
·         Regional Planning, yakni rencana untuk suatu daerah
·         Local Planning, yakni rencana untuk suatu daerah yang sangatterbatas.
Ø  Jenis perencanaan menurut penggunaannya :
·    Single Use Planning, yaitu suatu perencanaan hanya untuksekali pakai saja. Dalam artian jika rencana tersebut telahtercapai, maka tidak akan digunakan lagi
·  Repeats Planning, yaitu perencanaan yang dipakai secaraberulang-ulang, walaupun sudah dilaksanakan berkali-kali

Ø  Jenis perencanaan dilihat dari segi luasnya usaha kegiatan :
·    General Planning, suatu rencana yang dibuat secara garis besardan menyeluruh untuk kegiatan kerja sama yang lebih luas.Misalnya rencana Kepala Bidang Kanwil untuk satu tahun pelajaran
·        Special (Concentrated) Planning, suatu rencana mengenaikeegiatan khusus, misalnya perencanaan yang dilakukan olehkepala sekolah untuk mengatasi kesulitan belajar dikelas IPA. Perencanaan telah diterapkan pada semua jenis kegiatan dan sesungguhnya terdapat berbagai jenis perencanaan. Beberapa rencana meliputi: kegiatan yang sangat luas, sedangkan ada juga yang meliputi kegiatan terbatas saja, ada yang semata-mata meliputi pertimbangan operasional, sedangkan yang lain menitikberatkan pada pelaksanaan, biaya,kualitas atau unsur-unsur penting lainnya.

1.    Buatlah perencanaan dalam organisasi!
Saya memiliki sebuah organisasi, organisasi tersebut saya beri nama photography-moo. Tujuan saya membuat organisasi ini untuk mewujudkan orang-orang yang ingin menjadi fotografer, serta menjalin hubungan dengan anggota-anggota fotografer lainnya. Komunitas fotografer kini semakin banyak berkembang memberikan wadah bagi para fotografer untuk saling berbagi.
Tidak lupa didalam organisasi ini terdapat susunan-susunan pengurus organisasi, dari ketua, wakil ketua, bendahara, seketaris dan lain-lain. Pengurus organisasi ini dibentuk agar organisasi ini berjalan dengan baik.
Saya menyatukan anggota-anggota photography-moo ini dengan menggunakan media sosial untuk sarana berkomunikasi yang baik antar anggotanya. Selain itu banyak sekali kegiatan pada organisasi ini, dari mulai sharing pengetahuan seputar fotografi, hunting bareng, sesi foto, hingga lomba foto. 
Saya dan pengurus lainnya harus selalu memantau dan menjaga keseluruhan anggota-anggota photography-moo ini agar tidak ada permusuhan antar anggotanya. Kami juga mengadakan acara pameran foto setiap 6 bulan sekali, dan mengadakan acara pertemuan anggota setiap satu bulan sekali merupakan kegiatan organisasi saya.

Sumber :

Minggu, 19 Juli 2015

Review Film BorderLine (2008)

Tugas Kesehatan Mental
Borderline Movie Review

Nama Anggota Kelompok :
1.    Dyanti Umi K. (12513747)
2.    Gemi Arthati (13513674)
3.    Pradina Utami (16513879)
4.    Satia Raras (18513295)
5.    Yoana Indah Pratiwi (19513441)

Kelas                   : 2PA12


Universitas Gunadarma Kalimalang
Fakultas Psikologi 2015

Judul                          : Borderline
Tahun                         : 2008
Direksi                        : Lyne Charlebois
Produksi                     : Roger Frappier
                                      Luc Vandal
Penulis                        : Lyne Charlebois
                                      Marie-sissi Labreche
Pemain                       : Isabelle Blais
                                      Jean-Hugues Anglade
                                      Angele Coutu
                                      Sylvie Drapeau
                                      Laurence Carbonneau
                                      Pierre-Luc Brilliant
                                      Marie-Chantal Perron
                                      Antoine Bertrand
                                      Hubert Proulx
Production                 : Max Films Productions

BORDERLINE (2008)

Borderline (2008) film produksi Kanada tentang wanita bernama Kiki Labreche (Isabelle Blais) yang mengidap Borderline Personality Disorder.
Kiki Labreche 30 tahun seorang jurnalis dan mahasiswa literature di Universitas Monteral Kanada. Dia memiliki affair dengan dosen pembimbingnya Tcheky (Jean Hugues Anglade)  yang berusia 23 tahun lebih tua  dan sudah memiliki istri, hubungan diantara mereka hanya berdasarkan gairah akan seks. Kiki  merasa bahwa kehidupan yang dijalaninya adalah kehidupan  dipenuhi kegelisahan dan kekosongan., Komunikasi buruk dengan ibunya yang mengalami depsresi berat semakin membuat dia merasa ditolak. Kiky merasa dia dapat melihat bintang dalam hidupnya ketika dia melakukan hubungan seks. Seks adalah sarana untuk melupakan bahwa dia ditolak.  Hal itu menyebabkan dia Seks Addict dan tergabung dalam kelompok terapy yang membahas tentang seks addict.
Pertemuannya dengan Erick, pacar dimasa remajanya seakan membuka flashback dari kehidupannya.
Kiki dibesarkan oleh ibu (Sylvie Drapeau ) dan neneknya (Angèle Coutu) yang biasa dipanggil Meme tanpa kehadiran  ayah. Ibu yang diingat oleh Kiki kecil adalah wanita yang depresi, selalu menangis, keadaan emosi yang tidak stabil dan berubah dengan cepat. Meme yang selalu teringat akan kematian bayi-bayinya dan merasa dekat dengan kematian. Ketidakhadiran ayah dalam hidupnya membuat dia merindukan sosoknya.   Ketika guru seni disekolah meminta Kiki untuk menggambar, Kiki kecil menggambar wajah seorang wanita yang penuh dengan airmata, dan dia mengatakan itu adalah gambar ibunya.
Usia 20 tahun Kiky berpacaran dengan Antoine (Hubert Proulx) hubungan mereka dipenuhi dengan pertengkaran. Ketidakstabilan emosi dan ketakutan Kiki akan penolakan semakin memperburuk suasana, satu-satunya cara untuk menarik perhatian Antoine adalah melakukan seks dan meyakiti dirinya. Hubungannya dengan Eric (Antoine Bertand) tidaklah berjalan lancar, Eric merasa bahwa Kiki tidak pernah mencintainya, hubungan mereka lebih hanya pada seks semata. Untuk mengisi kekosongan dan kegelisahan dalam dirinya Kiki semakin menenggelamkan dirinya pada kecanduannya  seks dan bahkan melakukan seks dengan perempuan.
Penolakan Tchkey untuk meninggalkan istri dan keluarganya, kegagalan dan kemarahan yang dia rasakan setiap mencoba berkomunikasi dengan ibunya yang depresi berat semakin membuat Kiki merasakan kegelisahan, penolakan dan kekosongan diusianya yang ke 30 tahun
            Kehadiran Mikhael Robin yang menawarkan kenyamanan dan cinta membuat dia merasa tidak aman dan ketakutan.  Kiky takut untuk jatuh cinta karena ketika dia merasa dicintai dia akan pergi menjauh dan meyakiti dirinya. Menurutnya satu-satunya hubungan yang berhasil dia bina adalah hubungannya dengan anjing kesayangannya Claude Vior.
            Keputusan Kiky untuk kembali hidup bersama dengan Meme neneknya membawa dia pada fase  kehidupan yang lain. Selama ini neneknya adalah penghubung dia dengan dunia ibunya, kemarahan dan kebencian yang ia rasakan pada ibunya selalu diredam oleh Meme.
            Kematian Meme yang tiba-tiba menjadi jalan untuk kembali mengkaji semua alur cerita hidup dan hubungan dengan ibunya. Ketika Kiki memberitahukan ibunya bahwa Meme telah meninggal, Ibunya hanya bisa terisak sedih sambil memberikan kertas yang selama ini selalu digenggamnya erat-erat, Kiki membuka kertas itu dan ternyata itu adalah lukisannya pada waktu umur 10 tahun, Kiky tersenyum dan menangis. Menangis adalah hal yang tidak pernah dia bisa lakukan selama ini …ternyata  ibunya tidak pernah melupakannya, dia merasa bahagia.
            Kiki memutuskan  untuk meninggalkan Tcheky, pada pertemuan terakhir mereka, Kiki menanyakan pada Tcheky “Kenapa  kau tidak pernah menyatakan mencintaiku?”. Tcheky menjawab : “ Karena kau tidak pernah menanyakannya.” Sambil berurai air mata Kiki berkata bahwa selama ini Tcheky telah memperlakukan dia sebagai badut.




BORDERLINE PERSONALITY DISORDER
Borderline ( 2008) mengisahkan tentang seorang wanita Kiki Labreche yang mengalami gangguan kepribadian Borderline Personality Disorder (BDP).
Borderline Personality merupakan gangguan psikologis yang terjadi diakibatkan ketidaklabilan suasana hati si penderita diikuti dengan serangan  depresi, kecemasan, atau kemarahan yang sangat frekuen dan kadang-kadangtidak masuk akal. Lebih detailnya gangguan kepribadian borderline merupakan gangguan kepribadian dalam menjalin hubungan dengan orang lain, mengenal perasaan-perasan sendiri, dan kegagalan dalam mengontrol emosi dan perilaku yang disebabkannya.
Masalah yang paling menonjol pada penderita gangguan kepribadian ini adalah adanya dorongan impuls bunuh diri atau prilaku-prilaku untuk mencelakakan diri sendiri. Bentuk seperti ketidakstabilan mood, cara berpikir yang kurang jelas, ketidakstabilan dalam mempertahankan hubungan interpersonal, gambaran diri, emosi dan perilaku merupakan gangguan nyata pada gangguan keperibadian ini.
Akibat yang paling besar dari bentuk prilaku ini adalah dampaknya pada lingkungan sosial si penderita. Gangguan kepribadian ini disebut sebagai gangguan kepribadian ambang(Borederline) dikarenakan berada di antara perbatasan antara gangguan neourotik dan schizofrenia. Gangguan ini biasa terjadi pada masa dewasa awal atau remaja dan kebanyakan terjadi pada wanita (wanita mempunyai kecenderungan 3 kali lebih rentan diabanding pria).
A.   Teori-teori yang Mampu Menjelaskan Borderline Personality Disorder
1.      Teori Psikoanalisa
Menurut pandangan psikoanalisa penderita gangguan inidikarenakan kurangnya kondisi relasi yang tercipta di masa kecilnya dengan pengasuhnya. Tindakan pengasuh yang membuat penderita tergantung pada masa awal dan kemudian pada saat mulai lepas daripengasuh mengakibatkan si penderita kurang mampu mempelajari pandangannya terhadap pengasuh dan orang lain.
Akibatnya si penderita kurang berkembang dalam memahami dirinya dan orang lain. Proses perkembangan yang salah inilah yang menurut para psikoanalisis berpendapat bahwa gejala gangguan kepribadian borderlineini. Penderita yang terhambat perkembangan terhadap pandangannya terhadap dirinya dan orang lain ini menjadi tidak mampu dan ragu-ragu dalam mempersepsikan dirinya dan orang lain. Dia bisa berpendapa tsemua yang ada pada dirinya salah atau benar, dan bahkan ragu akan pandangannya tersebut.
2.      Behavioral 
Orang dengan gangguan borderline biasanya dibesarkan oleh pola asuh maladaptive, ditinggalkan pengasuh, dan memiliki trauma abuse saat kecil. Hal ini membuat mereka saat dewasa menjadi haus akan perhatian dan kasih sayang, sangat sensitive
3.      Cognitive
Pada beberapa kasus ditemukan pula cara berpikir orang paranoid
4.      Humanistic
Orang dengan gangguan borderline cenderung tidak yakin tentangidentitas pribadi mereka (nilai, tujuan, karir, dan bahkan orientasiseksual). Ketidakstebilan dalam self-image atau identitas pribadimembuat mereka dipenuhi perasaan kekosongan dan kebosanan yangterus-menerus.
5.      Interpersonal
Orang dengan tipe borderline ide ketakutan akan ditinggalkan menjadikan mereka pribadi yang melekat dan menuntut dalam hubungan sosial mereka, namun kelekatan mereka sering kali malah menjauhkan orang-orang di sekitarnya. Tanda-tanda penolakan membuat merekamenjadi sangat marah, yang membuat mereka menjadi lebih jauh lagi. Akibatnya, perasaan mereka terhadap lingkungan menjadi berubah-ubah. Mereka cendreung mamandang orang lain sebagai semua tentangnya baik dan semua tentangnya buruk, karena berubah-ubah dengan cepat dan ekstrem.
  
B.   Ciri-ciri yang menandai BPD
1.     Stabilitas emosi yang naik turun
Kadang penyandang BPD bersikap positf dan menganggap diri mereka baik. Namun, terkadang pula penyandag BPD menilai diri mereka sangat buruk. Suasana hati bisa berubah sewaktu-waktu. Terkadang cirinya juga bersamaan dengan gangguan bipolar. Bahkan emosi penyandang BPD cenderung meledak-ledak dan membenci orang-orang yang dianggap "normal". Emosi yang mereka tunjukkan sebenarnya tidak ditujukkan untuk menyakiti orang lain, tetapi lebih sebagai pelampiasan kondisi depresi. Secara tidak langsung perilaku buruk berupa emosi yang meledak-ledak dianggap sebagai pelampiasan dari luka hati yang dialami.

2.      Sulit merasa terhubung
Penyandang BPD biasanya mengalami kesulitan dalam berhubungan dengan orang lain. Hal ini karena BPD sering kali terlalu sensitif dan tidak bisa menerima kenyataan yang pahit.

3.      Posesif
Penyandang BPD terkesan memiliki sikap yang posesif.

4.      Adiktif dan kompulsif
Inilah yang memicu penyandang BPD lebih mudah terjerumus pada perilaku kecanduan obat-obatan terlarang atau minuman keras 

5.      Hitam-putih
Penyandang BPD cenderung mendefinisikan orang lain dalam posisi hitam-putih atau benar-salah. Penilaian ini muncul di benak penyandang BPD berdasarkan pengalaman mereka, misalnya trauma, kekecewaan, pengabaian dan pengkhianatan.Akibatnya orang lain pun dianggap sebagai sebuah benda atau obyek tertentu, tetapi bukan satu sosok. Hal ini mendorong perilaku penyandang BPD yang menganggap orang lain sebagai obyek kegembiraan, kemarahan, kebencian atau justru cinta.
  
C.   Gejala
Gangguan ini biasanya melibatkan tingkat yang  tidak biasa dari ketidak stabilan suasana hati, ketidak stabilan dalam berfikir. Sikap dan perasaan terhadap orang lain berubah – rubah dengan cepat dalam periode yang singkat. Emosinya tidak teratur dan perubahannya tidak luwes. Cepat marah dan juga sarkastik dalam memandang orang lain. Subjek tidak mampu mengembangkan pemikiran yang jernih dari diri dan mungkin tidak menyetujui nilai – nilai, kesetian, dan karir. Mereka tidak mampu bertahan tanpa orang  lain sehingga cenderung memiliki hubungan personal yang tidak bertahan lama  serta kurangnya penerimaan. Perasaan mereka tentang orang lain sering berubah dari positif ke negative, umumnya setelah kecewa atau ancaman kehilangan seseorang. Citra diri juga dapat berubah dengan cepat dari positif ke negative. Perilaku implusif yang umum, termasuk alkohol, penyalahgunaan narkoba, seks tidak aman, perjudian dan kenekatan pada umumnya.

D.   Faktor Penyebab Borderline Personality Disorder
            Sampai saat ini penyebab pasti dari terjadinya gangguan kepribadian ambang ini masih belum diketahui, namun faktor lingkungan dan genetic memiliki peran dalam membentuk seseorang untuk menunjukkan gejala dan bentuk dari gangguan ini.Seperti yang telah dikemukakan di atas bahwa teori psikoanalisa dalam menjelaskan terjadinya gangguan kepribadian Borderline ini, sebagai akibat dari yang di alami si penderita dalam kehidupannya di masa lalu. Untuk lebih jelas sebagai berikut :
1.      Kekerasan pada Masa Kanak-kanak, Penolakan dan Terpisah dengan Orang Tua Kandung
Banyak studi menunjukkan bahwa hubungan kekerasan pada anak, terutama pelecehan dan kekerasan seksual akan menumbuhkan perkembangan kepribadian anak di kemudian hari menjadi  BPD. Penderita gangguan kepribadian borderline mengalami kekerasan verbal, emosi, fisik dan seksual pada masa perkembangan kanak-kanaknya. Pada anak perempuan yang terpisah dari orangtua kandung dan dipungut oleh orang tua asuh mempunyai resiko mengalami kekerasan dan pelecehan  seksual lebih besar dibandingkan anak laki-laki, akan tetapi antara keduanyamemiliki potensi kekerasan lainnya. Keduanya mempunyai hubungan keterdekatan kemunculan gangguan kepribadian pada fase perkembangan selanjutnya
2.      Faktor Kegagalan Tugas dalam Perkembangan
Faktor lain kemunculan gangguan kepribadian borderline tidak hanya disebabkan oleh gangguan spektrum dari trauma saja, penelitian Kernberg menyebutkan bahwa kemunculan BPD disebabkan oleh kegagalan tugas-tugas perkembangan pada masa kanak-kanak. Kegagalan tersebut berupa kegagalan anak dalam mengenal dan membedakan diri anak dengan orang lain yang selanjutnya berkembang bentuk-bentuk psikosis pada anak. Pendidikan orangtua di rumah juga ikut mempengaruhi terbentuknya BPD, seperti interaksi negatif antara orangtua-anak, kurangnya empati, dan lebih besar kritikan yang ditujukkan pada anak dibanndingkan penghargaan.
3.      Faktor Genetik
Beberapa literatur menyebutkan bahwa perlakuan-perlakuan yang berhubungan dengan BPD akan mempengaruhi pada gen yang nantinya akan mempengaruhi pada kepribadian anak, akan tetapi faktor genetik ini masih diteliti lebih lanjut. Pengaruh serotonin berhubungan dengan genetik diduga juga ikut berpengaruh
4.      Ketidakseimbangan Neurotransmitter
Ketidakseimbangan neurotransmiter seperti serotonin, norepinephrine dan acetylcholine (berpengaruh pada jenis emosi dan mood); GABA, (stabilisator perubahan mood), fungsi amygdala; ikut mempengaruhi perilaku penderita BPD dalam merespon stressor yang muncul. Perilaku Impulsive dan aggressive disebabkan ketidakseimbangan serotonin dan bagian wilayah prefrontal kortek.
Dalam mendiagnosis gangguan kepribadian ambang di dalam klinis sehari-hari maka kita memerlukan suatu pedoman diagnositik yang terdapat baik dalamDSM IV-TR atau di dalam PPDGJ III/ICD 10. Berdasarkan Diagnostic andStatistic Manual of Mental Disorder IV- Text Revised (DSM IV-TR), gangguan kepribadian ambang adalah suatu pola yang menetap dari ketidakstabilan hubungan interpersonal, gambaran diri dan afek dan impulsivitas yang nyata dimulai pada masa dewasa awal dan bermanifestasi dalam berbagai konteks,seperti diindikasikan oleh 5 atau lebih dari hal-hal yang tercantum di bawah ini :

Kriteria Gangguan Kepribadian Ambang Batas (DSM IV- TR)
Kriteria
1.      usaha yang tidak beraturan untuk menghindari penolakan yang nyata atau imajiner. Catatan: tidak termasuk bunuh diri dan perilaku menyakiti diri sendiri seperti yang tertuang pada butir ke-5
2.      sebuah pola hubungan interpersonal yang tidak stabil dan terus menerus yang ditandai dengan pertukaran idealisasi dan devaluasi yang ekstrem.
3.      gangguan identitas: ketidakstabilan gambaran diri atau perasaan diri yang nyata dan terus menerus.
4.      impulsitas pada setidaknya dua area yang mempunyai efek personal dalam perusakan diri (contoh: belanja, seks, penyalahgunaan zat, berkendaraan ceroboh, makan dan minum berlebihan). Catatan: tidak termasuk bunuh diri dan perilaku menyakiti diri sendiri seperti yang tertuang pada butir ke-5.
5.      perilaku, isyarat  atau ancaman bunuh diri yang sering atau perilaku melukai diri.
6.      efek yang tidak stabil yang ditandai dengan mood yang reaktif (contoh: episode disforia yang sering, iritabel atau kecemasan yang berlangsung beberapa jam dan jarang lebih dari 2 hari).
7.      perasaan kosong yang kronis.
8.      marah yang tidak sesuai, sering atau kesulitan dalam mengendalikan amarah (contoh: sering menunjukkan perangai, marah yang konstan. Sering berkelahi)
9.       ide paranoid yang berhubungan dengan stress yang berlangsung sementara atau gejala disasosiatif yang parah.



DAFTAR PUSTAKA
1.      Bayu Aditama (2013) Borderline Personality Disorder Anak berkebutuhan Khusus http://www.academia.edu/7492854/BORDERLINE_PERSONALITY_DISORDER_ANAK_BERKEBUTUHAN_KHUSUS_. Diunduh tanggal 5 Juli 2015 pukul 21.00 WIB.
2.      Anonim (2015) https://en.wikipedia.org/wiki/Borderline_(2008_film). Diunduh tanggal 5 Juli 2015 pukul 20.00 WIB.
3.      Anonim (2010) http://movietex.net/borderline-kiki-story-tvtip-of-the-week/. Diunduh tanggal 5 Juli 2015 pukul 20,00 WIB.








Selasa, 04 November 2014

Kecanduan Internet dan Cara Mengatasinya

Penggunaan internet sudah sangat umum pada zaman sekarang. Tapi sebuah studi menemukan bahwa menggunakan internet secara berlebihan dapat merusak otak remaja yang membuat salah satu bagian otak cenderung keriput. Hal ini dapat mempengaruhi tingkat konsentrasi dan memori, serta kemampuan remaja untuk membuat keputusan dan tujuan yang diterapkan. Selain itu juga dapat mengurangi hambatan dan mendorong remaja melakukan perilaku yang tidak pantas.
Peneliti mengambil scan otak Magnetic Resonance Imaging (MRI) dari 18 mahasiswa berusia 19 tahun yang menghabiskan 8 sampai 13 jam sehari bermain game online dan melakukannya secara terus menerus selama enam hari dalam seminggu. Para siswa diklasifikasikan sebagai pecandu internet setelah menjawab 8 pertanyaan.
Hasil perbandingan dengan kelompok kontrol menunjukkan bahwa remaja pecandu internet mengalami kerusakan pada materi abu-abu di permukaan keriput otak (korteks), yang merupakan tempat pengolahan memori, emosi, kemampuan bahasa, penglihatan, pendengaran dan kontrol motor.
Pertanyaan meliputi, apakah mereka mencoba untuk berhenti menggunakan komputer dan apakah mereka telah berbohong pada anggota keluarga mereka tentang jumlah waktu yang mereka habiskan untuk bermain game online. Sebagian siswa yang hanya menghabiskan waktunya kurang dari dua jam sehari di internet.
Gejalanya antara lain, disibukkan dengan Internet, sudah berulang kali mencoba mengontrol penggunaan internet namun gagal, merasa gelisah, murung, depresi atau mudah tersinggung ketika mencoba mengurangi penggunaan internet.
Kecanduan internet telah diperdebatkan secara luas dalam dunia kesehatan mental, terutama karena buku pegangan dan panduan gangguan psikologis, ‘The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM)’ sedang direvisi. Beberapa ahli tidak setuju jika kondisi ini dimasukkan dalam kategori kecanduan atau kategori lain.
Remaja sekarang sudah tidak memikirkan pelajaran-pelajaran yang di kasih dari sekolahnya dari sebagian mereka. Karena di zaman yang sudah canggih saat ini jadi, anak-anak dan remaja sekali pun ingin tahu apa itu internet. Dan semua itu wajar bagi semua orang untuk mengetahui apa itu internet.
Ada kalanya seseorang yang telah kecanduan internet, bisa saja menghiraukan sosial disekelilingnya, orang tersebut bisa terpaku seharian di internet tanpa tahu apa yang ada di lingkungannya, hal ini memang cukup berbahaya jika terjadi, untuk itulah jika anda seorang netter, sebisa mungkin luangkan waktu untuk sekedar berbincang dengan masyarakat sekitar.
Internetpun bisa menyebabkan ketergantungan (hal ini biasa terjadi ketika seseorang telah sangat suka terhadap jejaring sosial ataupun game online) hingga mengakibatkan lupa waktu dalam kehidupannya.
Akan tetapi wajib juga kita ketahui yaitu Dampak Negatif Internet, Tentu saja ada banyak dampak negatif internet, dampak ini sering kali tak terlihat atau diketahui oleh sebagian orang, akan tetapi perkembangan ilmu pengetahuan tentang internet saat ini bagaikan pisau bermata dua, disisi lain internet juga mempunyai banyak dampak positif.
Dari berbagai kasus yang dialami oleh pengamat internet sudah memberikan istilah atau mendefinisikan kejahatan-kejahatan dalam dunia maya atau internet. Internet ibarat pisau bermata dua. Di tangan orang yang benar maka internet dapat menjadikan seseorang bertambah ilmu dan pengetahuannya. Sebaliknya di tangan orang yang tidak bertanggung jawab internet dapat mencelakai diri sendiri dan orang lain. Di balik kecanggihan teknologi yang dibuat manusia ini ternyata menyimpan kelemahan. Kelemahan itulah yang sering dijadikan lahan bisnis yang empuk oleh orang yang tidak memikirkan kerugian pada generasi yang akan datang. Situs-situs yang tak layak dibaca dan dilihat di publik banyak beredar. Pornografi secara terang-terangan sering bermunculan dibalik sebuah informasi yang dibaca di internet ini.
Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya harus tahu kelebihan dan kekurangan dari internet, maupun apa yang tidak dapat mereka cegah sekalipun mereka akan salah langkah ketika menggunakan teknologi dijital. Karena itu, diperlukan edukasi penggunaan alat-alat canggih tersebut serta dampaknya kalau digunakan secara sembarangan. Maka semua informasinya mudah disebarkan dan sepanjang zaman.
Selain menyuguhkan berbagai manfaat yang beragam, internet dan media sosial juga dapat menyebabkan penyakit mental yang cukup berbahaya yaitu kecanduan. Kecanduan internet dan sosial media merupakan sebuah penyakit psikologis yang mirip seperti kecanduan narkoba. Pasalnya, orang yang sudah kecanduan sosial media akan merasa gelisah dan tidak tenang jika belum membuka sosial media barang sebentar saja. Selain itu, mengobati orang yang kecanduan sosial media juga bukanlah hal yang mudah karena membutuhkan sebuah proses yang tidak sebentar.
Jika Anda salah seorang yang sudah kecanduan oleh penyakit baru ini, kali ini Paseban akan mengulas langkah-langkah ampuh untuk mengobati kecanduan tersebut. Walaupun tidak akan membuat Anda benar-benar tidak akan menggunakan sosial media lagi, namun setidaknya Anda tidak akan terus menerus membuka sosial media sepanjang hari.
1.      Niat & Membulatkan Tekad
Langkah pertama untuk mengobati kecanduan sosial media tentu saja niat dan kebulatan tekad dari Anda untuk menjauhi dunia hitam tersebut. Anda harus berjanji pada diri Anda sendiri untuk tidak terjerumus lagi jika nanti Anda sudah sembuh dari kecanduannya.
2.      Puasa Membuka Sosial Media
Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah puasa membuka sosial media yang hanya akan membuang-buang waktu Anda seperti Facebook, twitter, dan lainnya. Mungkin sangat sulit dalam melakukannya, namun hal inilah yang harus Anda lakukan untuk benar-benar mengobati kecandun tersebut. Jika Anda merupakan seorang yang bekerja dengan menggunakan Facebook dan Twitter, maka pastikan Anda hanya menggunakan jejaring sosial tersebut untuk keperluan kerja saja, bukan untuk hal-hal yang tidak berguna lainnya.
3.      Lakukan Hal Yang Lebih Bermanfaat
Ketika Anda sedang menjalani puasa sosial media selama satu bulan penuh, pasti Anda akan menemukan berbagai macam hal berguna yang bisa Anda lakukan. Nah, teruslah lakukan hal berguna tersebut ketika puasa sosial media Anda sudah berakhir.
4.      Jangan Membuka Ponsel ketika Sedang Berkumpul
Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah untuk tidak membuka ponsel untuk urusan sosial media ketika sedang berkumpul bersama teman ataupun keluarga. Bahkan jika Anda sedang berkumpul berama teman-teman, Anda dapat membuat sebuah permainan dengan mereka. Permainannya mudah, barang siapa yang membuka ponsel ketika sedang berkumpul, maka ia harus mentraktir semua makanan yang dibeli.
5.      Buatlah One-Hour Rule
Jika Anda terbiasa untuk membuka sosial media ketika Anda baru bangun dan juga ketika Anda mau tidur, maka Anda harus membuat one-hour rule alias peraturan satu jam. Dalam peraturan ini, Anda tidak boleh membuka sosial media selama satu jam setelah bangu tidur dan juga satu jam sebelum anda tidur.
6.      Mengatur Waktu Online
Setelah Anda membiasakan diri untuk tidak membuka sosial media ketika bangun dan akan tidur, maka selanjutnya Anda harus mengatur berapa jam atau kapan saja anda boleh membuka sosial media dalam sehari. Anda dapat mengaturya secara manual ataupun dengan menggunakan aplikasi-aplikasi produktivitas yang banyak tersedia.
7.      Menghapus Koneksi ke Sosial Media
Jika Anda memiliki banyak aplikasi maupun layanan web yang tersambung ke sosial media, maka Anda harus mulai memutus sambungan tersebut. Dengan begitu, Anda tidak akan lagi terus menerus melakukan sharing video YouTube, foto instagram, artikel, berita, dan yang lainnya.
8.      Blokir Sosial Media
Untuk semakin memuluskan berbagai macam langkah di atas, maka langkah terakhir yang dapat Anda lakukan adalah dengan memblokir situs sosial media tersebut di waktu-watu tertentu. Dengan begitu, tidak akan ada lagi istilah tidak sengaja dan lainnya ketika membuka Facebook dan Twitter.

Sumber :
-          http://kesehatan.kompasiana.com/medis/2014/01/04/kecanduan-internet-dapat-merusak-otak-remaja-622143.html